Memuat...
Memuat...

Gratis
45 menit
easy
Pagi hari (07.00-09.00) atau sore hari (15.00-17.00) untuk pencahayaan foto optimal dan cuaca sejuk
Berdasarkan 300 ulasan di Google Maps
untuk Monumen Biawak Wonosobo
Monumen Biawak Wonosobo gratis untuk dikunjungi.
Waktu terbaik untuk mengunjungi Monumen Biawak Wonosobo adalah Pagi hari (07.00-09.00) atau sore hari (15.00-17.00) untuk pencahayaan foto optimal dan cuaca sejuk.
Fasilitas yang tersedia di Monumen Biawak Wonosobo: Area parkir kendaraan, Spot foto dengan berbagai angle, Warung makanan dan minuman di sekitar area, Akses jalan yang mudah dilalui kendaraan roda dua dan empat, Area terbuka untuk bersantai.
Ya, Monumen Biawak Wonosobo cocok untuk dikunjungi bersama anak-anak.

Gunung tersembunyi di barat daya Wonosobo dengan jalur pendakian alami dan panorama lembah hijau yang memukau, ideal untuk pecinta alam yang mencari petualangan off the beaten path.

Desa wisata budaya di Selomerto yang menawarkan pengalaman autentik kehidupan pedesaan Jawa dengan aktivitas pertanian, kesenian tradisional, dan homestay ramah di tengah udara sejuk pegunungan Wonosobo.

Situs wisata religi dan budaya bersejarah yang menjadi tempat peristirahatan Ki Ageng Wonosobo, tokoh pendiri Kabupaten Wonosobo. Tempat ziarah spiritual dengan rating tinggi yang menawarkan suasana tenang dan penuh makna sejarah.

Taman kota asri di Kecamatan Selomerto yang menjadi ruang publik favorit warga Wonosobo untuk bersantai, piknik keluarga, dan menikmati berbagai event komunitas seperti festival balon udara.

Air terjun alami setinggi 20 meter di Kaliwiro dengan suasana sejuk dan asri, rating 4.2/5 dari 170 pengunjung, cocok untuk wisata keluarga dan fotografi alam.

Destinasi arum jeram terbaik di Jawa Tengah dengan 30 jeram grade 2-4 sepanjang 12 km, menawarkan petualangan seru di sungai terlebar Pulau Jawa dengan pemandangan tebing dan hutan pegunungan yang memukau.